Pengembangan Kurikulum


PRODI ANALIS KESEHATAN PROSEDUR EVALUASI / PENGEMBANGAN KURIKULUM
Nomor Dokumen : … Nomor Revisi : … Halaman : 1/2
SOP Tanggal Terbit : … DITETAPKAN OLEH DIREKTUR ANALIS KESEHATAN AKJP II
DEFENISI 1. Program studi adalah kesatuan rencana belajar sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan akademik, profesional dan atau profesi yang diselenggarakan atas dasar suatu kurikulum serta ditujukan agar mahasiswa dapat menguasai pengetahuan, ketrampilan dan sikap sesuai dengan sasaran kurikulum.
2. Kurikulum pendidikan tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi maupun bahan kajian dan pelajaran serta cara penyampaian dan penilaiannya yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar di perguruan tinggi.
3. Kompetensi adalah seperangkat tindakan cerdas, penuh tanggung jawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas di bidang pekerjaan tertentu.
4. kompetensi hasil didik suatu program studi terdiri atas:
a. kompetensi utama;
b. kompetensi pendukung;
c. kompetensi lain yang bersifat khusus dan gayut dengan kompetensi utama
5. Kurikulum inti merupakan penciri dari kompetensi utama suatu program studi. Kurikulum inti suatu program studi bersifat:
a. dasar untuk mencapai kompetensi lulusan;
b. acuan baku minimal mutu penyelenggaraan program studi;
c. berlaku secara nasional dan internasional;
d. lentur dan akomodatif terhadap perubahan yang sangat cepat di masa datang;
e. kesepakatan bersama antara kalangan perguruan tinggi, masyarakat profesi dan pengguna lulusan.
6. Kurikulum institusional merupakan sejumlah bahan kajian dan pelajaran yang merupakan bagian kurikulum pendidikan tinggi, terdiri atas tambahan dari kelompok ilmu dalam kurikulum inti yang disusun dengan memperhatikan keadaan dan kebutuhan lingkungan serta ciri khas perguruan tinggi.
TUJUAN 1. Menata ulang kurikulum berbasis kompetensi, sehingga lebih relevan dengan kebutuhan pasar dan isu terkini akan menghasilkan kualitas lulusan yang lebih baik. Hal ini akan memperpendek masa tunggu lulusan untuk memperoleh pekerjaan
2. Melibatkan pengguna dalam penyusunan kurikulum
3. Mensosialisasikan kurikulum yang sudah diatur ulang ke pengguna secara luas, untuk memperkenalkan profil lulusan yang dihasilkan.
SUMBER ACUAN Peraturan Akademik AKJP II
RUANG LINGKUP Ruang lingkup SOP ini mulai dari pembentukan kelompok kerja (Pokja) tim kurikulum, analisis internal dan eksternal oleh Pokja hingga pengesahan kurikulum oleh Direktur Akademi Kesehatan John Paul II
PERSYARATAN
PROSEDUR 1. Direktur membentuk Tim Kelompok Kerja (PokJa) penyusunan dan pengembangan Kurikulum minimal 4 (empat) tahun untuk program diploma.
2. Tim Pokja Kurikulum melakukan koordinasi untuk menyusun Rencana Evaluasi dan Pengembangan Kurikulum.
3. Tim Pokja Kurikulum melakukan analisis SWOT secara internal dengan melibatkan mahasiswa, dosen dan karyawan, dan secara eksternal dengan mengundang alumni dan pengguna lulusan.
4. Tim Pokja Kurikulum menyusun profil lulusan, kompetensi lulusan, bahan kajian, dan rancangan Kurikulum berdasarkan hasil analisis SWOT dan KKNI
5. Tim Pokja Kurikulum mengundang pihak pengguna lulusan untuk melakukan analisis kebutuhan sesuai dengan perkembangan dunia kerja bidang analis kesehatan
6. Tim Pokja Kurikulum menyerahkan draf rancangan kurikulum yang terdiri atas profil lulusan, kompetensi lulusan, bahan kajian, dan struktur kurikulum berdasarkan hasil analisis SWOT dan KKNI oleh Direktur
7. Pemberian kode mata kuliah disusun sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
8. Wadirkur menyempurnakan draf kurikulum
9. Tim Pokja kurikulum melaporkan hasil penyusunan profil, kompetensi lulusan, bahan kajian dan rancangan Kurikulum berdasarkan KKNI kepada Direktur untuk Kurikulum tingkat Akademi
10. Direktur mengesahkan kurikulum

KALENDER

September 2018
S S R K J S M
« Agu    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

DOWNLOAD AREA

Klik Di Sini